EDUKASI TENTANG CARA MENCUCI TANGAN PAKAI SABUN YANG BAIK DAN BENAR

EDUKASI TENTANG  CARA MENCUCI TANGAN PAKAI SABUN YANG BAIK DAN BENAR  DI TK PAUD NURUL HASANAH DI PASAR SIPIROK TAHUN 2023

    Pasar Sipirok, Kecamatan Sipirok Tapanuli Selatan (1/03/2023). Tim kelompok Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Aufa Royhan Kota Padangsidimpuan mendapatkan dukungan dari pihak sekolah untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah promosi kesehatan dan memberikan penyuluhan tentang "Edukasi Mencuci Tangan Pakai Sabun dengan Baik dan Benar" ke Tk Nurul Hasanah. Salah satu kelompok mahasiswa yang turut andil dan mewujudkan sekolah bersih dan sehat, yang berkesempatan menyampaikan sebuah edukasi dan cara mencuci tangan pakai sabun dengan baik dan benar.

    Anak-anak yang kurang edukasi tentang pentingnya menjaga kebersihan adalah salah satu masalah yang harus dihadapi dan untuk merubah kebiasaan buruk itu perlu adanya informasi yang dapat dipahami oleh anak-anak. Setelah ditelaah, pentingnya mencuci tangan dengan benar adalah salah satu sosialisasi wajib yang perlu disampaikan kepada anak-anak sejak dini.

    Sebuah kebiasaan yang perlu diubah demi hidup bersih dan sehat serta upaya mencegah stunting ialah mencuci tangan menggunakan sabun. Dikarenakan kurangnya kesadaran cuci tangan dengan sabun masih sangat kurang. Oleh karena itu, perlunya kesadaran akan pentingya hidup yang bersih demi menjaga kesehatan diri dan lingkungan agar dapat terhindar dari berbagai masalah penyakit dan infeksi.

    Penyebaran penyakit umumnya terjadi akibat kurangnya pengetahuan terkait pola hidup bersih dan sehat (PHBS) baik di lingkungan keluarga. Oleh karena itu, sekolah sebagai lembaga pendidikan perlu melengkapi pengetahuan yang kurang terkait PHBS. Penanaman nilai-nilai PHBS di TK merupakan kebutuhan yang dapat dilakukan melalui pendekatan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS). 

    Promosi Kesehatan merupakan upaya untuk meningkatkan kesadaran seseorang terhadap masalah kesehatan. Kesadaran ini diharapkan dapat mencegah timbulnya masalah-masalah kesehatan, memelihara dan meningkatkan derajat kesehatan serta mampu mengatasi masalah kesehatan yang terjadi di lingkungan mereka secara benar dan bijak.

    Mencuci tangan dengan sabun menurut WHO adalah cara yang tepat sesuai kesehatan (www.who.int) ,hal ini menurut Riris (2009: 2-3) karena sabun dapat membunuh kuman atau virus yang menempel di tangan. Maka usaha yang paling sederhana untuk menegakkan pilar hidup sehat adalah dengan gemar cuci tangan.

    Manfaat mengembangkan perilaku hidup bersih dan sehat sejak dini adalah anak akan memiliki pola hidup sehat di kemudian hari. Artinya anak usia dini yang terbiasa dengan perilaku hidup bersih dan sehat tidak mudah hilang pada tahapan perkembangan selanjutnya. Selain itu anak usia dini telah memiliki pola hidup sehat, maka mereka akan terbebas dari serangan berbagai macam penyakit yang sering terjadi pada anak usia dini, seperti batuk/pilek, flek atau TBC,diare, demam, campak, infeksi telinga, dan penyakit kulit. 

    Kegiatan yang dilakukan ini bertujuan unntuk memberikan pengetahuan serta pandangan tentang akan pentingnya mencuci tangan yang baik dan benar sebagai salah satu dari perilaku hidup bersih dan sehat serta upaya mencegah stunting pada dan berbagai masalah kesehatan yang umum terjadi pada anak-anak.

    Sasaran peserta dari kegiatan ini merupakan Anak-anak Tk Nurul Hasanah di Pasar Sipirok. Agar dapat memenuhi target sasaran anak anak tersebut dilakukan koordinasi dengan pihak sekolah bersama Ibu Kepala Sekolah dan kepada Gurunya untuk meminta waktu dan dukungan baik sarana maupun prasarana pada saat kegiatan berlangsung. 


    Kegiatan tersebut dilaksanakan pagi hari dari jam 10.00 WIB- 11.00 WIB, karena pada waktu itu cukup relatif untuk mengumpulkan anak-anak diasuatu ruangan setelah istirahat. Pada target sasaran pada kegiatan berjumlah 28 orang.Pada saat pelaksanaan kegiatan jumlah anak-anak yang berhadir kurang dari target yaitu ada 23 anak Tk Nurul Hasanah Pasar Sipirok yg hadir.


    Kegiatan ini dilakukan secara langsung atau tatap muka antara pemateri dan peserta, tempat kegiatan berlangsung adalah di dalam kelas dan dilengkapi fasilitasi oleh sekolah untuk menunjang berlangsungnya acara. Kegiatan ini diawali dengan penyampaian materi tentang pentingnya mencuci tangan dengan sabun, setelah itu dilanjutkan dengan praktik cuci tangan. 

    Pada proses penyuluhan dan praktik, peserta yang terdiri dari para anak anak TK ini akan dituntun untuk mempraktiktikkan 7 (enam) langkah cuci tangan yang baik dan benar menurut WHO. Langkah dimaksud adalah pertama telapak tangan digosok dengan sabun, kedua menggosok punggung telapak tangan secara bergantian kanan dan kiri, ketiga mensela-selai jari jemari juga dengan sabun, keempat ujung jari dicuci dengan bersih, kelima menggosok dan memutar ibu jari secara bergantian, dan yang keenam adalah letakkan semua ujung jari pada telapak tangan, yang ketujuh pergelangan tangan dan bersihkan dengan digosok secara perlahan menggunakan air mengalir.


    Selanjutnya adalah meminta beberapa peserta yang berani untuk mempraktikan cuci tangan yang benar seperti yang telah dicontohkan sebelumnya. Peserta yang berani mempraktikan cuci tangan di depan peserta yang lain akan diberikan snack sebagai tanda penghargaan.

    Setelah pelaksanaan kegiatan ini dilaksanakan, anak-anak diharapkan dapat mempraktikan cara cuci tangan yang benar dan menggunakan sabun baik di rumah maupun ditempat umum serta dapat meningkatkan pengetahuan dan dapat menjadikan kebiasaan mencuci tangan menggunakan sabun dikehidupan sehari-hari.

 Peserta pada kegiatan ini sangat antusias mengikuti alur kegiatan yang dilaksanakan, dan acara ini berjalan lancar sesuai rundown acara yang telah dibuat. Diakhir acara dibagikan juga konsumsi untuk setiap peserta yang mengikuti kegiatan ini, pembagian konsumsi diakhir acara adalah agar peserta tetap fokus dengan penyampaian materi dan peserta tidak meninggalkan sampah ditempat kegiatan sehingga acara tetap kondusif.











Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pemberian Poster dan Brosur Kesehatan Mental Sebagai Media Upaya Edukasi Peningkatan Kesejahteraan Psikologis

EDUKASI TENTANG JAJANAN SEHAT ANAK